Pengertian Dan Manfaat Anggaran Penjualan


Pengertian Dan Manfaat Anggaran Penjualan


Salah satu ciri dari system ekonomi kapitalis adalah adanya produksi spekulasi, yaitu memproduksi barang atau jasa sebelum menerima pesanan dari pelanggan.





Pengertian Anggaran Penjualan


Anggaran penjualan berarti anggaran hasil penjualan atau anggaran hasil proses menjual. Menjual (sell) berarti menyerahkan sesuatu kepada pembeli dengan harga tertentu dan pada saat tertentu. Penjualan (selling) berarti proses kegiatan menjual, yaitu dari kegiatan penetapan harga jual sampai produk didistribusikan ke tangan konsumen (pembeli). Penjualan (sales) adalah hasil penjualan atau hasil proses menjual. Anggaran penjualan merupakan rencana tertulis yang dinyatakan dalam angka dari produk yang akan dijual perusahaan pada periode tertentu. Penjualan merupakan unsur dapatan (revenue) yang disebut dapatan penjualan (sales revenue). Penjualan  terdiri atas jualan kotor dan jual bersih.


Jualan kotor                                                                 Rp. 11.000


Potong jualan                                       Rp. 750


Retur jualan                                         Rp. 250 -


                                                                                    Rp.  1.000 -


Jualan bersih                                                                Rp. 10.000





•Sasaran adalah tujuan khusus yang menggambarkan ruang lingkup yang jelas serta memberikan arah kepada usaha yang dilakukan dalam jangka pendek. Contoh sasaran : target laba 15% dari modal disetor


Retur penjualan (sales return) adalah dikembalikannya sejumlah barang yang dijual oleh pembeli kepada penjual akibat tidak sesuai dengan pesanan, misalnya terdapat cacat tersembunyi, tidak sesuai ukuran, dan kualitas tidak sesuai.


Potongan penjualan (sales discount) adalah potongan harga jual yang diberikan penjal kepada pembeli, misalnya mendapatkan potongan karena membeli dalam jumlah yang besar atau membayar secara tunai.





Tujuan utama dari anggaran penjualan,yaitu :


1.Mengurangi ketidakpastian di masa depan


2.Memasukkan pertimbangan/keputusan manajemen dalam proses perencanaan


3.Memberikan informasi dalam profit planning control


4.Untuk mempermudah pengendalian penjualan





Fungsi Anggaran Penjualan


Fungsi dari anggaran penjualan dalam suatu perusahaan adalah sebagai berikut :


•Anggaran penjualan adalah dasar perencanaan atas kegiatan perusahaan pada umumnya


•Anggaran penjualan sebagai alat koordinasi dan mengarahkan setiap pelaksanaan divisi      pemasaran


•Anggaran penjualan sebagai alat pengorganisasian


•Anggaran penjualan sebagai alat pengawasan bagi manajemen








Manfaat Anggaran Penjualan


Anggaran penjualan merupakan dasar penyusunan anggaran lainnya dan umumnya disusun terlebih dahulu sebelum menyusun anggaran lainnya. Anggaran penjualan sering disebut dengan anggaran kunci.


Berhasil tidaknya suatu perusahaan tergantung pada keberhasilan bagian pemasaran dalam meningkatkan penjualan.


            Penjualan merupakan ujung tombak dalam mencapai tujuan perusahaan mencari laba secara maksimal.


Dikatakan penjualan merupakan ujung tombak dalam mencapai tujuan perusahaan karena jualan bagi perusahaan dapatan, yang umum disebut dengan dapatan penjualan.  Bila dapatan jualan lebih besar dari beban (expenses) maka perusahaan memperoleh laba , dan sebaliknya. Bila dapatan jualan lebih kecil dari beban maka perusahaan menderita rugi. Agar perusahaan memperoleh laba yang masimal, maka dapatan diusahakan setinggi-tingginya dan beban ditekankan serendah-rendahnya.





Faktor Yang Memengaruhi Anggaran Penjualan





Faktor-faktor yang dapat memengaruhi anggaran penjualan, antara lain faktor pemasaran, faktor keuangan (modal kerja), faktor ekonomis, faktor teknis, faktor kebijakan perusahaan, faktor perkembangan penduduk, faktor kondisi negara, faktor-faktor lainnya.


           


Faktor pemasaran yang perlu dipertimbangkan seperti:


a.       Luas pasar, apakah bersifat local, regional, nasional, atau internasional;


b.      Keadaan persaiangan, apakah bersifat monopoli, oligopoli, atau bebas;


c.       Keadaan konsumen, bagaimana selera konsumen, tingkat daya beli konsumen, apakah konsumen akhir atau konsumen industri.





Faktor keuangan (modal kerja) yang perlu diperhatikan perusahaan antara lain mengenai


kemampuan modal kerja mendukung pencapaian target jualan yang dianggarkan,seperti untuk;beli bahan baku,bayar upah,bayar promosi produk,dan lain-lain.


           


Faktor ekonomis yang perlu diperhatikan perusahaan antara lain dengan meningkatnya penjualan berarti meningkatkan laba (rentabilitas), atau sebaliknya.





Faktor teknis yang perlu diperhatikan antara lain:


a.       Kapasitas terpasang, seperti apakah mesin dan alat mampu memenuhi  target jualan yang dianggarkan;


b.      Apakah bahan baku dan tenaga kerja mudah dan murah.





Faktor kebijakan perusahaan seperti kebijakan membuat produk dengan kualitas nomor satu,sehingga kesempatan untuk menjual produk nomor dua dan nomor tiga menjadi tertutup.


Faktor perkembangan penduduk juga memengaruhi anggaran,misalnya peningkatan konsumsi susu, pakaian,mainan.Faktor kondidi politik, social, budaya, pertahanan, dan keamanan juga mempengaruhi jualan,misalnya barang yang dijual apakah tidak bertentangan dengan social dan budaya masyarakat,apakah tidak mengganggu lingkungan. Faktor lainnya yang perlu diperhatikan seperti apakah pada musim tertentu anggaran jualan ditambah atau sampai berapa lama anggaran yang disusun masih dapat dipertahankan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengertian Dan Manfaat Anggaran Penjualan"

Post a Comment